It happened on Friday, May 23 2008, when I had to drive my mom to O.M.C hospital, a.k.a., Ongko Mulyo Hospital.
The parking lot looked full but I still tried my luck to find a place for the car. When I entered the parking lot then I knew that there were no more space. I made my second turn to find an empty space, but it was full. Suddenly, a parking attendant from The Sun Secure parking came to me.
Parking attendant : “There’s no more space.
You still can go out. “
Me ; ” But I will be charged “
Parking attendant :”No, you wont, cause
you just stay less than 5 minutes”.
He was right, I thought. I just stayed there for only 3-4 minutes. So I drove the car to the exit gate, passed the ticket to the guy sitting in the boot.
The guy “, two thousand rupiahs”
Me “, Hey , that man said that it’s free”.
The guy “,How do I know that. I was sitting here “.
Three cars were lining behind my car,waiting to pass the exit gate. So I sighed…4 minutes for two thousand rupiahs…
Senin, 26 Mei 2008
Jumat, 25 April 2008
My warehouse
My Warehouse
My house is about 60 square meters. It is located in Bekasi, one of the suburbs area .It has 3 bedrooms, one kitchen, two bathrooms and a small garden in front of the house. The house is small, but it’s cozy and comfortable. I like everything about my house. Everything seems perfect except one thing. Once you set your foot in my house, you’ll find many old-damaged-useless things.
If you come to my house, you’ll see that for some reasons I still keep those old things. The damaged washing machine is in the kitchen. Some old books and magazines are piled up in the drawer. Some scrap papers are scattered on the computer desk. Not to mention, old shoes, out of date bags, clothes, broken toys and a damaged DVD player.
I do try to select those things and put them away or give them to the needy. However, no matter how hard I tried, the house still looks like a small warehouse for me. I sometime have troubles in finding small important things , such as car key, scissors, watch . So it seems to me that I have to try harder to be a more organized persons. Otherwise,I have to spend my life with the “garbage” in my house, or should I call it “my warehouse”
Bekasi,Friday April 25,2008, 16.30
My house is about 60 square meters. It is located in Bekasi, one of the suburbs area .It has 3 bedrooms, one kitchen, two bathrooms and a small garden in front of the house. The house is small, but it’s cozy and comfortable. I like everything about my house. Everything seems perfect except one thing. Once you set your foot in my house, you’ll find many old-damaged-useless things.
If you come to my house, you’ll see that for some reasons I still keep those old things. The damaged washing machine is in the kitchen. Some old books and magazines are piled up in the drawer. Some scrap papers are scattered on the computer desk. Not to mention, old shoes, out of date bags, clothes, broken toys and a damaged DVD player.
I do try to select those things and put them away or give them to the needy. However, no matter how hard I tried, the house still looks like a small warehouse for me. I sometime have troubles in finding small important things , such as car key, scissors, watch . So it seems to me that I have to try harder to be a more organized persons. Otherwise,I have to spend my life with the “garbage” in my house, or should I call it “my warehouse”
Bekasi,Friday April 25,2008, 16.30
Selasa, 22 April 2008
Simpati terdalam...
Simpati terdalam saya sampaikan buat seluruh siswa SMA kelas III yang sedang menempuh ujian nasional.Simpati juga saya sampaikan buat para orang tua yang tentu saja dihinggapi rasa stress, cemas and ketar-ketir saat anak-anaknya sedang memeras otak, membaca soal dan berpikir setengah mati saat mengadapai kertas-kertas soal...
Rasa tidak mengerti saya tentu saja saya berikan buat diknas, yang jelas-jelas sedang memberikan suasana yang paling enggak enak , buat para generasi muda kita, yang disebut-sebut adalah penerus bangsa ....
Keadaan ini terang aja paling nggak enak, bayangin yah... selama 3 hari, siswa harus ditentukan nasibnya, apakah lulus atau tidak lulus...belajar 3 tahun selama ini means nothing at all.
Sebagai orang tua dari Yona sama yoga , yang masih di bangku SD,aku cuman bisa berharap.... Semoga UJIAN NASIONAL, SOMEDAY, bakal dihapus .It's totally unfair...
Rasa tidak mengerti saya tentu saja saya berikan buat diknas, yang jelas-jelas sedang memberikan suasana yang paling enggak enak , buat para generasi muda kita, yang disebut-sebut adalah penerus bangsa ....
Keadaan ini terang aja paling nggak enak, bayangin yah... selama 3 hari, siswa harus ditentukan nasibnya, apakah lulus atau tidak lulus...belajar 3 tahun selama ini means nothing at all.
Sebagai orang tua dari Yona sama yoga , yang masih di bangku SD,aku cuman bisa berharap.... Semoga UJIAN NASIONAL, SOMEDAY, bakal dihapus .It's totally unfair...
Rabu, 26 Maret 2008
Mana yang lebih enak Narsis atau Tarcis ???
Setelah baca sana-sini, saya baru tahu kalau Narsis itu diambil dari kata Narcissism, itu bahasa inggris.. Ceritanya, dulu ada legenda Yunani tentang Narcissus. Si Narcissus ini memuja dirinya sendiri, dia jatuh cinta pada bayangannya sendiri. Setiap hari, dia mengagumi pantulan dirinya di permukaan sebuah danau. Hingga akhirnya, Narcissus terjatuh ke dalam danau, tenggelam dan mati…”
“Setelah Narcissus tenggelam, danau tempat ia biasa bercermin terus menangis tanpa henti. Para Dewa akhirnya bertanya pada si Danau, kenapa dia begitu menangisi kematian Narcissus? Danau menjawab, ia menangis karena tidak bisa lagi mengagumi bayangan dirinya yang memantul pada mata Narcissus setiap kali pemuda itu ada di dekatnya…”
Apakah Narcis itu sama dengan bangga? Kita kan kadang-kadang suka bangga sama sesuatu or seseorang... Padahal kata Mama Dedeh, bangga itu adalah awal dari sombong. Kata mama Dedeh lagi yang boleh sombong itu cuman ALLAH...yA jelas dong, ALLAH kan maha sempurna...Lebih sempurna dibanding lagunya Gita Gutawa dan Si Tulang belakang itu...
Kita pasti masih inget sama Adolf Hitler...yang walaupun punya kumis kayak Char;ie Chaplien tapi nggak selucu Charlie Chaplin... Malah karena bangganya dia sama suku dan rasnya dia, Si Herr.Hitler ini bisa membunuh ribuan orang Yahudi yang nggak bersalah di Auswitchz.... Nah..kebayangkan gimana berbahayanya kalo manusia itu sombong atau narsis..
Saya sendiri juga kadang-kadang suka tanpa terasa menjadi narsis.Atau malah saya ini narsis karena menganggap saya ini tidak narsis dan orang lain yang narsis....Entahlah..memang paling bingung kalo disuruh tidak narsis..Paling enak ya makan Tarcis...sejenis kue yang dikasi krem mentega di atasnya...
“Setelah Narcissus tenggelam, danau tempat ia biasa bercermin terus menangis tanpa henti. Para Dewa akhirnya bertanya pada si Danau, kenapa dia begitu menangisi kematian Narcissus? Danau menjawab, ia menangis karena tidak bisa lagi mengagumi bayangan dirinya yang memantul pada mata Narcissus setiap kali pemuda itu ada di dekatnya…”
Apakah Narcis itu sama dengan bangga? Kita kan kadang-kadang suka bangga sama sesuatu or seseorang... Padahal kata Mama Dedeh, bangga itu adalah awal dari sombong. Kata mama Dedeh lagi yang boleh sombong itu cuman ALLAH...yA jelas dong, ALLAH kan maha sempurna...Lebih sempurna dibanding lagunya Gita Gutawa dan Si Tulang belakang itu...
Kita pasti masih inget sama Adolf Hitler...yang walaupun punya kumis kayak Char;ie Chaplien tapi nggak selucu Charlie Chaplin... Malah karena bangganya dia sama suku dan rasnya dia, Si Herr.Hitler ini bisa membunuh ribuan orang Yahudi yang nggak bersalah di Auswitchz.... Nah..kebayangkan gimana berbahayanya kalo manusia itu sombong atau narsis..
Saya sendiri juga kadang-kadang suka tanpa terasa menjadi narsis.Atau malah saya ini narsis karena menganggap saya ini tidak narsis dan orang lain yang narsis....Entahlah..memang paling bingung kalo disuruh tidak narsis..Paling enak ya makan Tarcis...sejenis kue yang dikasi krem mentega di atasnya...
Minggu, 16 Maret 2008
The Silver Lining..part ..2
Kemarin kita ngomongin tentang masalah. None of us couldn't escape from the problem. Hidup itu selalu ada masalah...Tapi apakah kita akan menyerah....FIGHT..fight and FIGHT..Lihat...kita punya apa??Smart brain...dua tangan, dua kaki.. Badan yang sehat.... you can't change the wind but you can adjust the sail....
Langganan:
Postingan (Atom)